Ada banyak faktor yang memengaruhi laju aliran. Misalnya, pada pipa drainase perkotaan, jika pengendapan lumpur menyebabkan dinding pipa tidak rata, laju aliran akan terhambat dan melambat. Semakin panjang pipa, semakin besar kehilangan di sepanjang jalan, dan semakin lambat laju alirannya. Diameter pipa drainase tidak boleh terlalu besar atau terlalu kecil, karena terlalu besar akan meningkatkan investasi proyek, terlalu kecil akan memengaruhi efisiensi drainase, umumnya diameter pipa ditentukan berdasarkan laju aliran ekonomis.
Flowmeter ultrasonik Doppler menggunakan prinsip Doppler ultrasonik untuk mengukur aliran. Flowmeter Doppler memiliki banyak keunggulan, seperti tidak memerlukan pemotongan pipa seperti pada flowmeter elektromagnetik, tidak perlu menggunakan sensor segmen pipa, apalagi memasang ambang tetap untuk mengontrol aliran air dari saluran keluar tetap, sehingga air bersih dan air kotor dapat diukur. Pada saat yang sama, flowmeter ini dapat mengatasi masalah "pengukuran pipa tidak penuh".
Bidang aplikasi:
Pengelolaan air, jaringan pipa bawah tanah perkotaan, drainase saluran pembuangan perkotaan, drainase perusahaan industri, air limbah rumah sakit, pertambangan dan metalurgi, air irigasi pertanian, budidaya perikanan, deteksi sungai alami, dan sebagainya.
Waktu posting: 18 September 2023