1. Persiapan Pra-Instalasi
- Pilih Lokasi Pemasangan yang Sesuai
- Pilih bagian pipa lurus dengan panjang lurus di bagian hulu ≥10 kali diameter pipa dan di bagian hilir ≥5 kali diameter pipa. Hindari lokasi di dekat pompa, katup, siku, atau sambungan T.
- Pastikan pipa terisi penuh dengan cairan dan hindari pemasangan di tempat yang tinggi atau di tempat yang berpotensi terjadi penumpukan gas.
2. Konfirmasi Kondisi Pipa & Fluida
- Dinding bagian dalam pipa harus halus (bebas dari kerak dan korosi) dan materialnya seragam.
- Verifikasi jenis fluida, suhu, tekanan, dan parameter lainnya untuk memilih sensor dan metode pemasangan yang sesuai.
- Siapkan Peralatan & Bahan
Peralatan: Kunci inggris, obeng, jangka sorong, amplas, kain pembersih.
- Bahan-bahan: Bahan perekat (misalnya, petroleum jelly, gemuk silikon), braket/penjepit pemasangan.
3. Langkah-langkah Instalasi
- Mengukur Parameter Pipa
Gunakan jangka sorong untuk mengukur diameter luar dan ketebalan dinding pipa secara akurat guna pengaturan parameter meteran.
- Bersihkan Permukaan Pipa
Bersihkan minyak, karat, cat, atau kotoran dari area pemasangan menggunakan amplas dan kain pembersih untuk memastikan kontak sensor-pipa yang rapat.
- Tentukan Metode Pemasangan
Metode V
- Untuk pipa berukuran kecil hingga sedang (biasanya ≤200mm).
- Metode Z: Untuk pipa besar (biasanya >200mm) atau cairan dengan kekeruhan rendah.
- Metode W: Untuk pipa yang sangat kecil (biasanya <50mm).
4. Tandai Titik Pemasangan
- Gunakan penggaris dan spidol untuk menandai posisi sensor secara tepat pada pipa sesuai dengan metode yang dipilih. Pastikan sensor sejajar pada garis horizontal yang sama dan tegak lurus terhadap sumbu pipa.
5. Oleskan Couplan
- Oleskan lapisan tipis dan merata zat perantara (couplant) pada permukaan pipa dan area kontak sensor untuk menghilangkan celah udara dan memastikan transmisi sinyal ultrasonik yang optimal.
6. Pasang Sensor
- Tempatkan sensor tepat pada posisi yang ditandai dan kencangkan menggunakan klem atau braket yang disediakan. Pastikan kontak yang kuat tanpa celah atau pergerakan.
- Untuk pemasangan metode Z, atur jarak antar sensor secara ketat sesuai dengan yang tertera dalam manual meteran.
7. Hubungkan Kabel Sensor
- Hubungkan kabel sensor ke pemancar flowmeter, pastikan sambungan aman dan hindari kontak yang longgar.
Pemeriksaan Pasca-Instalasi
- Verifikasi Posisi Sensor
- Konfirmasikan penempatan, jarak, dan penyelarasan yang benar sesuai dengan metode pemasangan yang dipilih.
- Periksa Sambungan Kabel
- Periksa sambungan agar aman, tidak rusak, dan tidak ada tanda-tanda korsleting.
- Lakukan Debugging Awal
- Nyalakan flowmeter dan periksa parameter secara real-time seperti kekuatan sinyal dan metrik kualitas. Sesuaikan posisi sensor atau zat perantara jika pembacaan tidak normal.
Referensi Diagram Instalasi
- Metode V untuk Pipa Kecil/Sedang
- Metode Z untuk Pipa Besar
Catatan Penting
- Pastikan sensor dipasang secara horizontal untuk mencegah interferensi sinyal dari gelembung gas.
- Untuk aplikasi suhu tinggi (>80°C), gunakan zat perantara suhu tinggi dan ikuti panduan pabrikan.
- Jika kualitas sinyal tetap buruk setelah pemasangan, bersihkan kembali permukaan pipa dan oleskan kembali zat perantara (couplant).
Waktu posting: 11 Mei 2025