Flowmeter elektromagnetik adalah jenis meter induksi yang dibuat berdasarkan hukum induksi elektromagnetik Faraday untuk mengukur aliran volume medium konduktif dalam tabung. Pada tahun 1970-an dan 1980-an, flowmeter elektromagnetik mengalami terobosan besar dalam teknologi, menjadikannya jenis flowmeter yang banyak digunakan, dan persentase penggunaannya dalam flowmeter terus meningkat.
Gambaran Umum Aplikasi:
Flowmeter elektromagnetik banyak digunakan di bidang pengukuran berdiameter besar, terutama di bidang teknik penyediaan air dan drainase; kaliber kecil dan menengah sering digunakan pada kondisi dengan persyaratan tinggi atau pengukuran yang sulit, seperti pengendalian air pendingin tanur tinggi di industri besi dan baja, pengukuran bubur kertas dan cairan hitam di industri kertas, cairan korosif kuat di industri kimia, dan pulp di industri metalurgi nonferrous; kaliber kecil sering digunakan di industri farmasi, industri makanan, biokimia, dan tempat-tempat lain dengan persyaratan kesehatan yang ketat.
Keuntungan:
1. Saluran pengukuran berupa pipa lurus yang halus, sehingga tidak akan tersumbat, dan cocok untuk mengukur fluida dua fasa cair-padat yang mengandung partikel padat, seperti bubur, lumpur, limbah, dll.
2. Tidak menimbulkan kehilangan tekanan akibat deteksi aliran, dan memiliki efek penghematan energi yang baik;
3. Laju aliran volume yang diukur sebenarnya tidak terpengaruh secara signifikan oleh perubahan densitas fluida, viskositas, suhu, tekanan, dan konduktivitas;
4. Rentang aliran besar, rentang kaliber luas;
5. Cairan korosif dapat digunakan.
Kekurangan:
1. Tidak dapat mengukur konduktivitas cairan yang sangat rendah, seperti produk minyak bumi, air murni, dll.;
2. tidak dapat mengukur gas, uap, dan cairan dengan gelembung besar;
3. tidak dapat digunakan pada suhu tinggi.
Waktu posting: 29 Agustus 2022