Pengukur Aliran Ultrasonik

Pengalaman Manufaktur Lebih dari 20 Tahun

Apakah probe mudah terkontaminasi selama pengukuran air limbah?

Dalam industri pengolahan air limbah, probe flowmeter ultrasonik mudah terkontaminasi oleh kotoran dan minyak dalam air limbah, yang mengakibatkan sinyal melemah dan akurasi pengukuran berkurang. Rencana pembersihan dan perlindungan 4 langkah berikut dapat diterapkan:
Langkah 1: Bersihkan probe secara teratur. Dianjurkan untuk membersihkan probe seminggu sekali (frekuensi dapat disesuaikan sesuai dengan tingkat pencemaran air limbah). Sebelum membersihkan, matikan daya peralatan dan lepaskan probe. Gosok perlahan kotoran dan endapan pada permukaan probe dengan sikat lembut (seperti sikat gigi), lalu rendam probe dalam cairan pembersih netral (seperti larutan deterjen encer) selama 5-10 menit, lap hingga bersih dengan kain, dan terakhir bilas sisa cairan pembersih dengan air bersih dan keringkan sebelum dipasang kembali. Perlu diperhatikan bahwa cairan pembersih asam kuat dan basa kuat harus dihindari untuk mencegah korosi pada sensor di permukaan probe.
Langkah 2: Pasang perangkat pelindung. Untuk saluran pipa air limbah dengan polusi parah, penutup pelindung dapat dipasang di luar probe. Penutup pelindung terbuat dari bahan tahan korosi (seperti baja tahan karat 316L dan politetrafluoroetilena). Lubang transmisi sinyal disediakan pada penutup pelindung untuk memastikan sinyal ultrasonik tidak terpengaruh. Pada saat yang sama, saringan dipasang di hulu flowmeter (bukaan saringan ditentukan sesuai dengan ukuran kotoran air limbah, umumnya 1-5 mm) untuk mengurangi kotoran yang mengalir ke probe dan mengurangi frekuensi polusi.
Langkah 3: Sesuaikan sudut pemasangan probe. Miringkan sedikit sudut pemasangan probe (pada sudut 10-15° terhadap arah horizontal pipa) untuk menghindari probe menghadap langsung ke arah aliran air limbah, sehingga mengurangi dampak langsung kotoran pada permukaan probe. Pada saat yang sama, pastikan posisi pemasangan probe menghindari bagian bawah pipa (kotoran air limbah mudah mengendap di bagian bawah). Disarankan untuk memasangnya pada ketinggian 1/2-2/3 dari diameter horizontal pipa untuk mengurangi penempelan kotoran.
Langkah 4: Kalibrasi sinyal secara berkala. Setelah membersihkan probe, sinyal peralatan perlu dikalibrasi ulang. Masuk ke antarmuka “kalibrasi sinyal” peralatan dan pilih “kalibrasi otomatis” atau “kalibrasi manual” untuk memastikan kekuatan sinyal berada dalam rentang yang dibutuhkan oleh peralatan (biasanya nilai kekuatan sinyal lebih besar dari 80). Jika kekuatan sinyal masih rendah, periksa sambungan antara probe dan pipa, oleskan kembali zat perekat, atau sesuaikan jarak pemasangan probe hingga sinyal stabil.


Waktu posting: 21 Oktober 2025

Kirim pesan Anda kepada kami: