Pengukur Aliran Ultrasonik

Pengalaman Manufaktur Lebih dari 20 Tahun

Pengukur panas ultrasonik terutama digunakan untuk mengukur panas, berikut adalah metode penggunaan umumnya:

Persiapan sebelum pemasangan
Konfirmasi pemilihan: Pilih jenis pengukur panas ultrasonik yang tepat sesuai dengan rentang aliran, diameter pipa, rentang suhu, dan parameter lain dari skenario penggunaan aktual. Misalnya, dalam sistem pemanas bangunan tempat tinggal kecil, pengukur panas biasanya dipilih dengan rentang aliran kecil dan adaptasi pipa yang baik; dalam sistem pemanas bangunan komersial besar, dibutuhkan pengukur panas dengan rentang aliran besar dan presisi tinggi.
Periksa integritas perangkat: Setelah menerima pengukur panas ultrasonik, periksa dengan cermat tampilan pengukur panas untuk melihat adanya kerusakan, termasuk kepala pengukur, sensor, dan komponen lainnya. Pada saat yang sama, periksa apakah aksesori lengkap, seperti kabel sensor, braket pemasangan, dll.
Prosedur instalasi
Pilih lokasi pemasangan:
Alat ini harus dipasang pada sistem perpipaan di mana aliran air stabil, tanpa gelembung, dan tanpa kotoran. Hindari pemasangan di bagian atas pipa (mudah menumpuk udara) dan bagian bawah (mudah terjadi pengendapan kotoran). Umumnya, sisi pipa dipilih, dan bagian hulu dan hilir memiliki bagian pipa lurus yang cukup panjang. Umumnya, bagian pipa lurus hulu membutuhkan lebih dari 10 kali diameter pipa, dan bagian pipa lurus hilir lebih dari 5 kali diameter pipa, yang dapat memastikan kondisi aliran yang stabil dan mengurangi kesalahan pengukuran.
Pertimbangkan suhu dan kelembapan lingkungan pemasangan. Suhu lingkungan untuk pengoperasian normal meteran panas umumnya berkisar antara -25 °C hingga 55 °C, dan kelembapan tidak boleh terlalu tinggi untuk menghindari kerusakan akibat kelembapan pada komponen elektronik. Pada saat yang sama, perlu untuk menghindari pemasangan di area dengan interferensi elektromagnetik yang kuat, seperti di dekat motor dan transformator besar.
Pasang sensor:
Bersihkan permukaan lokasi pemasangan pipa untuk memastikan permukaannya halus, bersih, dan bebas dari karat, cat, dll. Kemudian pasang sensor pada pipa, sensor umumnya dipasang pada pipa melalui perlengkapan khusus atau alas yang dilas, untuk memastikan sensor bersentuhan erat dengan pipa, dan arah sensor sudah benar. Untuk sensor yang dijepit di luar, perlu menggunakan zat penghubung yang cukup untuk memastikan sinyal ultrasonik dapat ditransmisikan dengan baik.
Hubungkan kabel sensor ke antarmuka yang sesuai pada kepala meter, perhatikan identifikasi antarmuka untuk menghindari kesalahan penyambungan. Kabel penghubung harus terpasang dengan kuat agar tidak tertarik oleh gaya eksternal.
Pemasangan kepala meter: Kepala meter dapat dipasang di dinding dekat pipa atau di dalam kotak instrumen khusus. Tinggi pemasangan harus mudah diamati dan dioperasikan, umumnya sekitar 1,5-1,8 meter dari tanah. Jika dipasang di dalam kotak instrumen, pastikan kotak tersebut memiliki ruang yang cukup untuk pembuangan panas, dan harus tertutup rapat untuk mencegah debu dan kelembapan masuk.
Penggunaan dan pengoperasian
Menyalakan daya dan melakukan uji coba: Setelah instalasi selesai, nyalakan daya dan meteran panas akan melakukan pengecekan mandiri. Dalam proses pengecekan mandiri, amati apakah layar tampilan meteran panas menampilkan informasi secara normal dan apakah lampu indikator menyala secara normal. Jika terdapat kode kesalahan atau tampilan yang tidak normal, segera periksa manualnya.
Pengaturan parameter: Sesuai dengan parameter sistem pemanas yang sebenarnya, atur parameter yang relevan pada meteran panas, seperti diameter pipa, jenis fluida (biasanya air), jenis sensor suhu, dll. Pengaturan parameter yang benar sangat penting untuk akurasi pengukuran panas.
Membaca dan merekam: Setelah beroperasi normal, meteran panas akan menampilkan nilai panas, nilai aliran, suhu air, dan parameter lainnya secara real-time. Data ini dapat dibaca dan direkam secara berkala untuk keperluan seperti penyelesaian panas, pemantauan sistem, dll. Misalnya, dalam hal biaya pengukuran pemanas, biaya pemanasan pengguna dihitung berdasarkan data panas yang direkam oleh meteran panas.
Perawatan dan pemeliharaan
Inspeksi rutin: Periksa tampilan meteran panas secara berkala untuk melihat apakah ada kerusakan, kebocoran air, dll. Pada saat yang sama, periksa apakah sambungan sensor kuat dan apakah perekatnya tidak berfungsi (untuk sensor yang dijepit di luar). Secara umum, disarankan untuk melakukan inspeksi visual setiap bulan.
Pembersihan dan perawatan: Jaga kebersihan kepala meteran dan sensor agar debu dan kotoran tidak menumpuk dan memengaruhi akurasi pengukuran. Anda dapat menggunakan kain lembut yang bersih untuk menyeka layar dan casing kepala jam tangan, dan untuk sensor, jika ada kotoran, Anda dapat menggunakan cairan pembersih yang sesuai untuk membersihkannya, tetapi hindari merusak permukaan sensor.
Penggantian baterai (jika menggunakan baterai): Jika meteran panas menggunakan baterai, ganti baterai tepat waktu saat daya baterai rendah. Umumnya, meteran panas akan memiliki pengingat daya baterai rendah, dan saat mengganti baterai, perlu dilakukan sesuai dengan petunjuk manual dan memilih jenis baterai yang sesuai.


Waktu posting: 05 November 2024

Kirim pesan Anda kepada kami: