Pengukur Aliran Ultrasonik

Pengalaman Manufaktur Lebih dari 20 Tahun

Apa perbedaan antara pengukur aliran massa termal dan Coriolis?

Pengukur aliran massa termal dan pengukur aliran massa Coriolis sama-sama merupakan perangkat pengukur aliran massa, tetapi keduanya sangat berbeda dalam prinsip kerja, media aplikasi, dan kondisi kerja yang sesuai.
1. Media Terukur
Pengukur aliran massa termal:
Terutama untuk gas (udara bertekanan, nitrogen, gas alam, hidrogen, dll.).
Tidak dapat mengukur cairan.
Pengukur aliran massa Coriolis:
Dapat mengukur cairan dan gas (minyak, air, bahan kimia, bubur, cairan dengan viskositas tinggi, dll.).
2. Prinsip Kerja
Termal: Menggunakan prinsip pelepasan panas untuk mengukur laju aliran massa gas secara langsung.
Coriolis: Menggunakan gaya Coriolis yang disebabkan oleh getaran aliran.
3. Akurasi
Termal: Cocok untuk pengukuran gas secara umum, akurasi sedang.
Coriolis: Akurasi sangat tinggi, cocok untuk pengukuran presisi, transfer kepemilikan, dan pencampuran bahan.
4. Kinerja Aliran Rendah
Termal: Sangat baik untuk gas dengan aliran rendah/kecepatan rendah.
Coriolis: Tidak sebaik termal untuk aliran gas yang sangat rendah.
5. Instalasi
Termal: Biasanya membutuhkan pipa lurus pendek atau tidak sama sekali, pemasangannya mudah.
Coriolis: Umumnya membutuhkan pipa lurus (tergantung modelnya).
6. Gelembung & Kotoran
Termal: Sensitif terhadap tetesan cairan, kelembapan, dan debu.
Coriolis: Dapat menangani gelembung kecil dan beberapa padatan dalam cairan.

Gunakan pengukur aliran massa termal jika Anda hanya mengukur gas, terutama gas dengan laju aliran rendah.
Gunakan pengukur aliran massa Coriolis jika Anda mengukur cairan atau gas/cairan dengan presisi tinggi.


Waktu posting: 13 Maret 2026

Kirim pesan Anda kepada kami: