1. Proses produksi industri: flow meter banyak digunakan dalam bidang metalurgi, tenaga listrik, batubara, kimia, perminyakan, transportasi, konstruksi, tekstil, makanan, obat-obatan, pertanian, perlindungan lingkungan, dan kehidupan sehari-hari masyarakat serta bidang ekonomi nasional lainnya. Dalam instrumen dan perangkat otomatisasi proses, flow meter memiliki dua fungsi: sebagai instrumen deteksi sistem kontrol otomatisasi proses dan sebagai alat ukur jumlah material.
2. Pengukuran energi: air, gas buatan, gas alam, uap, minyak, dan sumber energi lainnya menggunakan sejumlah besar meteran aliran, yang merupakan alat yang sangat diperlukan untuk manajemen energi dan akuntansi ekonomi.
3. Proyek perlindungan lingkungan: pembuangan gas buang, limbah cair, air limbah, dan polusi serius lainnya terhadap udara dan sumber daya air merupakan ancaman serius bagi lingkungan hidup manusia. Untuk mengendalikan polusi udara dan air, manajemen harus diperkuat, dan dasar manajemennya adalah pengendalian kuantitatif terhadap jumlah polusi.
4. Transportasi: transportasi melalui pipa harus dilengkapi dengan flow meter, yang merupakan mata pengendali, pendistribusian, dan penjadwalan, tetapi juga alat yang diperlukan untuk pemantauan keselamatan dan akuntansi ekonomi.
5. Bioteknologi: ada banyak zat yang perlu dipantau dan diukur dalam bioteknologi, seperti darah dan urin. Pengembangan instrumen sangat sulit, dan ada banyak variasinya.
6. Eksperimen ilmiah: Eksperimen ilmiah tidak hanya membutuhkan sejumlah besar flowmeter, tetapi juga variasi yang sangat kompleks. Flowmeter tidak diproduksi massal dan dijual di pasaran, banyak lembaga penelitian ilmiah dan perusahaan besar membentuk kelompok khusus untuk mengembangkan flowmeter khusus.
7. Meteorologi kelautan, sungai dan danau.
Waktu posting: 13 Mei 2022