Ada beberapa alasan umum yang menyebabkan pembacaan tidak stabil atau tidak ada sinyal pada flow meter ultrasonik tipe penjepit:
1. Terdapat gelembung udara atau padatan tersuspensi yang berlebihan dalam cairan.
Terlalu banyak gelembung, endapan, atau kotoran akan menghamburkan dan melemahkan gelombang ultrasonik, yang menyebabkan hilangnya sinyal dan fluktuasi nilai aliran.
2. Terdapat kerak tebal, karat, atau lapisan tebal pada dinding bagian dalam pipa.
Lapisan kerak tebal, lapisan karat, lapisan karet atau PTFE akan menghalangi transmisi ultrasonik, melemahkan sinyal, dan menyebabkan stabilitas pengukuran yang buruk.
3. Bahan pipa yang tidak sesuai
Pipa besi cor yang mengalami korosi parah, pipa fiberglass tebal, dan pipa komposit khusus tidak dapat mentransmisikan sinyal ultrasonik secara efektif.
4. Bagian pipa lurus tidak memadai atau posisi pemasangan kurang tepat.
Pemasangan yang terlalu dekat dengan siku, pompa, katup, atau pereduksi menyebabkan aliran turbulen, mendistorsi profil aliran, dan memengaruhi stabilitas sinyal.
5. Pipa yang tidak terisi (bukan pipa penuh)
Sensor ini membutuhkan pipa yang terisi penuh. Pipa yang setengah penuh akan mengakibatkan tidak adanya sinyal yang valid dan data yang tidak stabil.
6. Pemasangan sensor yang tidak tepat
Jarak sensor yang tidak tepat, pemolesan permukaan pipa yang buruk, atau gel kopling yang tidak mencukupi akan menyebabkan kopling sinyal yang lemah.
7. Cairan dengan viskositas tinggi atau campuran dua fase
Media dengan viskositas tinggi seperti minyak berat, minyak pelumas, minyak nabati yang mengandung pengotor, dan campuran minyak-air akan sangat memengaruhi perambatan gelombang ultrasonik.
8. Getaran kuat di lokasi atau interferensi elektromagnetik
Getaran pipa dan gangguan dari peralatan berdaya tinggi di dekatnya akan mengganggu sinyal ultrasonik dan menyebabkan pembacaan yang tidak stabil.
Waktu posting: 27 April 2026