-
Fitur Utama dari Transmiter Level Hidrostatik
Struktur sederhana, keandalan tinggi, dan masa pakai yang lama. Pemasangan mudah dan tidak memerlukan debugging yang rumit. Tidak terpengaruh oleh kekeruhan cairan, busa, gelembung, atau padatan tersuspensi. Pengukuran stabil untuk air, air limbah, minyak, media asam dan basa. Rentang pengukuran luas, cocok untuk kolam renang dalam, dll.Baca selengkapnya -
Pengenalan Alat Ukur Ketinggian Hidrostatik
Pengukur ketinggian hidrostatis bekerja berdasarkan prinsip tekanan hidrostatis cairan. Alat ini menghitung ketinggian permukaan cairan dengan mengukur tekanan statis yang dihasilkan oleh kolom cairan, mengikuti rumus P=ρgh. Secara umum, alat ini terbagi menjadi tipe submersible, tipe flensa tunggal, dan tipe flensa ganda...Baca selengkapnya -
Perbedaan Antara Pengukur Level Ultrasonik dan Pengukur Level Tekanan Statis
1. Prinsip Kerja Pengukur Level Ultrasonik Meng采用 pengukuran tanpa kontak. Sensor memancarkan pulsa ultrasonik, yang dipantulkan kembali ketika mengenai permukaan cairan. Pengontrol menghitung ketinggian permukaan cairan dengan mengukur waktu tempuh gelombang suara (berdasarkan kecepatan suara di udara...).Baca selengkapnya -
Apa saja keterbatasan flow meter ultrasonik tipe clamp-on?
Pengukur aliran ultrasonik tipe penjepit memiliki keterbatasan aplikasi yang jelas sebagai berikut: Persyaratan ketat untuk media cair. Alat ini hanya berfungsi dengan baik pada cairan bersih, satu fasa, dan viskositas rendah. Tidak cocok untuk media dengan viskositas tinggi, campuran minyak-air, cairan dengan gelembung udara berlebihan, padatan tersuspensi, ...Baca selengkapnya -
Apakah flow meter ultrasonik tipe penjepit dapat digunakan untuk cairan bersuhu tinggi?
Pengukur aliran ultrasonik tipe penjepit dapat mengukur cairan bersuhu tinggi, tetapi hal ini bergantung pada jenis sensor dan rentang suhu kerja. Sensor suhu normal standar hanya cocok untuk suhu cairan dari -35℃ hingga 85℃. Sensor ini tidak dapat digunakan untuk media bersuhu tinggi, karena suhu tinggi...Baca selengkapnya -
Mengapa alat pengukur aliran ultrasonik menunjukkan pembacaan yang tidak stabil atau tidak ada sinyal?
Ada beberapa alasan umum yang menyebabkan pembacaan tidak stabil atau tidak ada sinyal pada flow meter ultrasonik tipe penjepit: 1. Gelembung udara atau padatan tersuspensi yang berlebihan dalam cairan. Terlalu banyak gelembung, sedimen, atau kotoran akan tersebar dan melemahkan gelombang ultrasonik, menyebabkan hilangnya sinyal dan fluktuasi aliran...Baca selengkapnya -
Bagaimana laju aliran memengaruhi akurasi pengukur aliran ultrasonik?
Laju aliran secara langsung memengaruhi akurasi pengukuran flow meter ultrasonik tipe penjepit dengan cara berikut: Laju aliran rendah / Di bawah laju aliran awal Ketika kecepatan aliran terlalu rendah, perbedaan waktu ultrasonik menjadi sangat kecil. Resolusi sinyal mudah menurun, menyebabkan akurasi rendah,...Baca selengkapnya -
Apakah flow meter ultrasonik memerlukan instalasi pipa lurus?
Ya, flow meter ultrasonik tipe clamp-on secara ketat memerlukan bagian pipa lurus untuk memastikan profil aliran yang stabil dan pengukuran yang akurat. Persyaratan Pipa Lurus Standar Hulu (sebelum sensor): 10 kali diameter pipa (10D) Hilir (setelah sensor): 5 kali diameter pipa (5D) Pipa Lurus Ekstra...Baca selengkapnya -
Bagaimana cara mengimplementasikan komunikasi NB-IoT untuk meteran air ultrasonik?
Komunikasi NB-IoT pada meteran air ultrasonik diimplementasikan berdasarkan arsitektur end-to-end cloud-pipe-end. Seluruh proses mencakup empat langkah utama: 1. Pengukuran dan pengumpulan data di sisi terminal. Meteran air ultrasonik menggunakan metode perbedaan waktu (ToF) untuk mengukur aliran: ...Baca selengkapnya -
Pengenalan pengukur aliran massa
Pengukur aliran massa secara langsung mengukur laju aliran massa fluida, bukan laju aliran volumetrik. Jenis yang paling umum adalah pengukur aliran massa Coriolis. Fitur: Akurasi tinggi: Biasanya ±0,1% ~ ±0,2% dari laju aliran, jauh lebih tinggi daripada pengukur turbin atau vortex. Mengukur massa secara langsung: Tidak dipengaruhi oleh suhu...Baca selengkapnya -
Prinsip kerja flow meter turbin
Pengukur aliran turbin beroperasi berdasarkan prinsip turbin. Ketika fluida mengalir melalui rumah turbin, fluida tersebut mengenai bilah rotor internal, menyebabkan turbin berputar. Kecepatan putaran turbin berbanding lurus dengan laju aliran volume fluida. Saat turbin berputar...Baca selengkapnya -
Berapakah kisaran tekanan dan suhu kerja dari flow meter turbin?
Tekanan kerja dan rentang suhu pengukur aliran turbin adalah sebagai berikut: Tekanan kerja: Tipe standar: hingga 1,6 MPa (16 bar) Tipe tekanan tinggi: 2,5 MPa, 4,0 MPa, 6,3 MPa (25 bar, 40 bar, 63 bar) Tekanan yang lebih tinggi dapat disesuaikan sesuai kebutuhan. Rentang suhu menengah...Baca selengkapnya